Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Contoh modul ajar PAUD fase fondasi tema Aku Cinta Indonesia: tujuan, kegiatan lima hari, alat main, asesmen, dan catatan untuk orang tua.
Modul ajar PAUD fase fondasi adalah rencana pembelajaran untuk anak usia dini yang memuat tujuan, kegiatan bermain bermakna, alat dan bahan, serta cara guru mengamati perkembangan anak. Contoh di bawah ini mengambil tema "Aku Cinta Indonesia" untuk satu minggu (lima hari) di TK, RA, atau kelompok bermain, dan bisa langsung disesuaikan dengan kondisi lembaga. Fokusnya bukan menghafal nama provinsi, melainkan membangun rasa bangga, rasa ingin tahu, dan sikap menghargai keberagaman lewat bermain.
| Komponen | Isi |
|---|---|
| Satuan | TK/RA/KB (sesuaikan) |
| Kelompok usia | 5–6 tahun (Kelompok B), dapat disederhanakan untuk 4–5 tahun |
| Fase | Fondasi |
| Tema | Aku Cinta Indonesia |
| Subtema | Ragam budaya di sekitarku |
| Alokasi waktu | 5 hari |
| Model | Belajar melalui bermain, kegiatan berpusat pada anak |
Capaian pembelajaran fase fondasi memuat tiga elemen: nilai agama dan budi pekerti; jati diri; serta dasar-dasar literasi, matematika, sains, teknologi, rekayasa, dan seni. Modul ini menyentuh ketiganya:
| Elemen | Bentuk dalam modul |
|---|---|
| Nilai agama dan budi pekerti | Bersyukur atas keberagaman, menghargai teman yang berbeda |
| Jati diri | Mengenal identitas sebagai anak Indonesia, bangga pada budaya keluarga |
| Dasar literasi, matematika, sains, teknologi, rekayasa, dan seni | Bercerita, mengelompokkan warna, membuat kolase, menari |
Rujuk dokumen capaian pembelajaran PAUD terbaru yang berlaku di lembaga Bapak/Ibu untuk rumusan resminya.
Setelah rangkaian kegiatan, anak diharapkan dapat:
Sebelum minggu tema, kirimkan pesan ke orang tua untuk meminta satu cerita atau benda budaya keluarga yang bisa dibawa anak.
Pembukaan. Berdoa, menyanyikan lagu kebangsaan bersama, bercakap-cakap: "Di mana kalian pernah melihat bendera merah putih?"
Kegiatan inti (anak memilih):
Penutup. Anak menceritakan bendera yang ia buat. Guru mengapresiasi usaha, bukan hanya hasil.
Pembukaan. Mendengarkan dua atau tiga lagu daerah dan menebak suasananya (gembira, tenang).
Kegiatan inti:
Penutup. Konser kecil dengan alat musik buatan anak.
Pembukaan. Anak menunjukkan atau menceritakan makanan khas keluarganya.
Kegiatan inti:
Penutup. Bersyukur atas makanan yang beragam. Membiasakan mencuci tangan dan membereskan alat.
Pembukaan. Melihat gambar pakaian adat dan bercakap tentang warna serta coraknya.
Kegiatan inti:
Penutup. Anak menyebutkan pakaian mana yang ia sukai dan mengapa.
Kegiatan inti. Anak memajang karya selama seminggu. Anak lain dan, bila memungkinkan, orang tua berkeliling. Setiap anak menjelaskan satu karyanya kepada pengunjung.
Penutup. Refleksi bersama: "Apa yang paling kamu suka minggu ini?" Guru mencatat jawaban anak.
| Pijakan | Contoh |
|---|---|
| Lingkungan main | Sudut budaya berisi kain, gambar, alat musik |
| Sebelum main | Kesepakatan aturan, pengenalan alat main |
| Selama main | Guru mengamati, bertanya terbuka, membantu seperlunya |
| Setelah main | Recalling: anak menceritakan apa yang ia lakukan |
Prinsip belajar melalui bermain dijelaskan lebih lengkap di artikel belajar melalui bermain di PAUD.
Asesmen PAUD bersifat autentik dan berkelanjutan. Guru tidak memberi nilai angka, melainkan mencatat apa yang dilakukan dan diucapkan anak.
| Indikator | Belum muncul | Mulai muncul | Berkembang | Sangat berkembang |
|---|---|---|---|---|
| Mengenali bendera merah putih | ||||
| Menceritakan budaya keluarga | ||||
| Bergiliran dan berbagi alat main | ||||
| Mengelompokkan benda berdasarkan warna | ||||
| Berani tampil di depan teman |
Di akhir minggu, kirim ringkasan kegiatan dan foto karya anak. Sertakan saran kegiatan di rumah, misalnya memasak makanan khas keluarga bersama atau mendengarkan lagu daerah. Komunikasi seperti ini memperkuat apa yang dipelajari di sekolah.
RPPH adalah istilah rencana harian yang lebih dulu dikenal. Modul ajar PAUD fase fondasi umumnya lebih lengkap, memuat tujuan, kegiatan beberapa hari, asesmen, dan bahan pendukung. Contoh RPPH ada di artikel contoh RPPH TK.
Tidak perlu. Fokus fase fondasi adalah rasa bangga, rasa ingin tahu, dan sikap menghargai, bukan hafalan.
Gunakan rekaman dan alat musik buatan dari barang bekas. Yang penting anak merasakan irama dan suasananya.
Boleh dengan penyederhanaan: kurangi jumlah pilihan kegiatan dan perpendek durasi tiap kegiatan.
Foto karya, catatan anekdot singkat, dan ceklis disimpan per anak, lalu dirangkum menjadi laporan perkembangan untuk orang tua.
Guru PAUD menghasilkan banyak catatan setiap hari: anekdot, foto karya, ceklis. Masalahnya, semua itu tersebar di buku, ponsel, dan map, sehingga menyusun laporan perkembangan di akhir semester terasa berat.
ASIS memegang prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Modul PAUD di ASIS menyediakan catatan tumbuh kembang anak yang tersimpan di profil murid, sehingga guru tidak menyalin ulang saat membuat laporan. Perangkat ajar Kurikulum Merdeka membantu guru menyusun rencana, dan orang tua menerima kabar lewat notifikasi aplikasi. Buku cerita dan buku pelajaran resmi juga tersedia di Pustaka.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.