Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Rencana persiapan akreditasi sekolah 12 minggu sebelum visitasi: pembagian tim, refleksi diri, pengumpulan bukti, simulasi wawancara, dan observasi kelas.
Persiapan akreditasi sekolah idealnya berlangsung sepanjang waktu, karena yang dinilai adalah praktik sehari-hari. Namun kenyataannya, banyak sekolah baru bergerak serius ketika jadwal visitasi sudah dekat. Kabar baiknya, tiga bulan adalah waktu yang cukup untuk memetakan kondisi, memperbaiki kekurangan yang realistis, dan melatih warga sekolah menghadapi asesor, asalkan pekerjaannya terencana minggu demi minggu.
Artikel ini menyajikan rencana 12 minggu untuk Kepala Sekolah dan tim akreditasi. Fokusnya adalah urutan kerja, bukan daftar dokumen. Untuk daftar dokumen lengkap, lihat "Checklist Persiapan Akreditasi Sekolah Siap Pakai". Untuk hari kunjungan, lihat "Visitasi Asesor Akreditasi: Persiapan dan Tips Sukses". Untuk anggapan keliru yang membuat persiapan berat, baca "Mitos Akreditasi Sekolah yang Membuat Persiapan Berat".
Permendikdasmen 14/2026 mengubah BAN-PDM menjadi BSANP, dengan peringkat A, B, atau C yang berlaku lima tahun. Instrumen yang dipakai adalah IA2024, ditetapkan melalui Kepmendikbudristek 246/O/2024. Rentang nilai 91–100 dan seterusnya adalah aturan lama, jadi jangan lagi memakai patokan itu dalam rapat persiapan.
Instrumen IA2024 menekankan kinerja dan praktik baik, bukan tumpukan dokumen. Asesor ingin melihat bagaimana pembelajaran berlangsung, bagaimana sekolah memakai data untuk perbaikan, dan bagaimana warga sekolah merasakan iklim yang aman dan inklusif. Baca butir instrumen lengkap dari kanal resmi, karena rincian dan teknis pengisiannya dapat diperbarui.
Untuk setiap butir, tanyakan tiga hal: apa yang sudah kita lakukan, apa buktinya, dan apa yang belum. Gunakan tabel sederhana:
| Butir | Praktik yang sudah ada | Bukti tersedia | Kesenjangan | Prioritas |
|---|---|---|---|---|
| Pembelajaran berdiferensiasi | Sebagian guru menerapkan | Modul ajar 6 guru | Belum merata, belum ada catatan refleksi | Tinggi |
| Pemanfaatan rapor pendidikan | Dibahas di rapat awal tahun | Notula | Belum ada tindak lanjut tertulis | Sedang |
| Iklim aman | Ada program antiperundungan | Foto kegiatan | Belum ada data laporan dan tindak lanjut | Tinggi |
Isi contoh di atas hanya ilustrasi. Yang penting, kolom kesenjangan diisi jujur.
Tidak semua kesenjangan bisa ditutup dalam dua bulan. Pilih 5 sampai 8 perbaikan dengan dampak paling besar dan paling realistis. Sisanya dicatat sebagai rencana perbaikan jangka panjang, yang justru menunjukkan sekolah punya arah.
Lihat juga "Persiapan Guru untuk Observasi Kelas saat Akreditasi".
Panduan menata bukti ada di "Bukti Proses Pembelajaran Akreditasi: Cara Menyiapkannya".
Cukup untuk merapikan dan memperbaiki hal yang realistis, asalkan praktik dasarnya sudah berjalan. Perubahan budaya yang mendasar tetap butuh waktu lebih lama.
Wakasek kurikulum atau guru senior yang dihormati dan teliti. Kepala Sekolah tetap memimpin, tetapi koordinator mengatur jadwal harian.
Sebagian besar bukti sebaiknya berasal dari kegiatan nyata yang sudah berjalan. Dokumen baru dibuat hanya bila memang ada praktik yang belum terdokumentasi.
Menurut Permendikdasmen 14/2026, status dan peringkat akreditasi BSANP berlaku lima tahun.
Melibatkan murid dan orang tua. Mereka bisa diwawancarai, dan jawaban mereka mencerminkan pengalaman nyata di sekolah.
Akar masalah persiapan akreditasi yang melelahkan adalah bukti yang tidak terekam saat kegiatan terjadi. Jurnal mengajar tidak diisi, presensi di buku yang hilang, dan tindak lanjut rapat tidak tercatat, sehingga semuanya disusun ulang menjelang visitasi.
ASIS membantu sekolah merekam praktik sehari-hari sebagai data: jurnal mengajar dan presensi per mapel, perangkat ajar Kurikulum Merdeka, catatan perkembangan di profil murid, layanan BK, serta RKAS dan SPJ. Dashboard Goal membantu menetapkan target per peran dan memantau kemajuannya. Saat akreditasi tiba, bukti tinggal ditunjukkan, bukan dibuat.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai merekam praktik baik sekolah di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.