WAWASAN ASIS

Perubahan CP 2025: Apa Saja yang Berubah dari CP Lama?

Perubahan CP 2025 dibanding CP sebelumnya: kaitan dengan pembelajaran mendalam, profil lulusan, mapel Koding dan KA, serta cara guru membandingkan CP mapelnya.

Tim Wawasan ASIS Diperbarui Kurikulum & Pembelajaran

Perubahan CP 2025 dibanding CP sebelumnya tidak berarti guru harus menyusun ulang semua perangkat ajar dari nol. Secara garis besar, CP 2025 diselaraskan dengan kebijakan terbaru: pendekatan pembelajaran mendalam, delapan dimensi profil lulusan, dan hadirnya mata pelajaran pilihan Koding dan Kecerdasan Artifisial. Di beberapa mata pelajaran, rumusan dan rincian per fase juga diperbarui. Karena besar kecilnya perubahan berbeda di tiap mapel, cara paling aman adalah membandingkan sendiri dokumen CP mapel Bapak/Ibu, versi lama dan versi 2025, per elemen.

Artikel ini menjelaskan konteks perubahannya, apa yang perlu dicek, dan cara membandingkannya secara efisien. Untuk memahami cara membaca dan menurunkan CP secara umum, lihat "Capaian Pembelajaran: Cara Membaca dan Menurunkannya".

Konteks: mengapa CP diperbarui

CP adalah kompetensi yang harus dicapai murid pada setiap fase. Ketika kebijakan kurikulum bergeser, CP ikut disesuaikan. Beberapa perubahan kebijakan yang melatarbelakangi pembaruan CP:

  • Permendikdasmen 13/2025 (berlaku 15 Juli 2025) mengubah struktur kurikulum: P5 diganti kegiatan kokurikuler, profil lulusan dirumuskan dalam delapan dimensi, dan kerangka pembelajaran mendalam memuat praktik pedagogis, kemitraan pembelajaran, lingkungan pembelajaran, dan pemanfaatan digital.
  • Mata pelajaran pilihan Koding dan Kecerdasan Artifisial hadir sejak tahun ajaran 2025/2026, mulai kelas 5 SD hingga SMA/SMK. Per Agustus 2026, statusnya masih pilihan.
  • Pendekatan pembelajaran mendalam menekankan pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, sehingga rumusan capaian perlu memberi ruang untuk itu.

CP 2025 ditetapkan melalui keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. Rujuk dokumen resmi terbaru dari kementerian untuk nomor dan isinya.

Gambaran perubahan CP 2025 secara umum

Tabel berikut merangkum area yang perlu diperhatikan guru. Bacalah sebagai panduan pengecekan, bukan daftar perubahan pasti untuk semua mapel.

Area CP sebelumnya CP 2025 Yang dicek guru
Kaitan dengan profil Mengacu Profil Pelajar Pancasila Selaras dengan delapan dimensi profil lulusan Rumusan tujuan dan asesmen sikap
Pendekatan Pembelajaran berpusat pada murid Ditambah kerangka pembelajaran mendalam Desain kegiatan di modul ajar
Projek P5 sebagai projek lintas disiplin Kegiatan kokurikuler Rencana kokurikuler dan kaitannya dengan mapel
Mata pelajaran Informatika sebagai mapel Ada mapel pilihan Koding dan KA Apakah sekolah membukanya
Rumusan elemen Rumusan versi lama Di beberapa mapel diperbarui atau dirapikan Perbandingan per elemen dan per fase

Profil lulusan

Delapan dimensi profil lulusan memengaruhi cara guru merumuskan tujuan pembelajaran dan asesmen nonkognitif. Modul ajar yang masih menulis enam dimensi Profil Pelajar Pancasila sebaiknya diperbarui istilahnya agar konsisten dengan dokumen sekolah lainnya.

Pembelajaran mendalam

CP 2025 tidak meminta guru mengganti seluruh kegiatan. Yang berubah adalah sudut pandang desain: apakah murid memahami, mengaplikasikan, dan merefleksikan, bukan sekadar menyelesaikan materi. Ini lebih banyak berdampak pada modul ajar daripada pada ATP.

Koding dan Kecerdasan Artifisial

Bagi sekolah yang membuka mapel pilihan ini, ada CP baru yang perlu diturunkan menjadi TP dan ATP. Guru Informatika juga perlu memahami batas antara CP Informatika dan CP Koding dan KA agar materi tidak tumpang tindih. Artikel "Elemen CP Informatika dan Contoh Materi per Fase" bisa menjadi titik awal.

Cara membandingkan CP mapel Anda dalam 60 menit

Perubahan CP 2025 pada mapel tertentu paling akurat diketahui dengan membandingkan dokumen langsung. Berikut cara yang efisien.

1. Unduh dua dokumen resmi. CP versi sebelumnya yang dipakai sekolah dan CP 2025 untuk mapel yang sama. Pastikan keduanya dari sumber resmi kementerian.

2. Buat tabel perbandingan per elemen. Satu baris untuk setiap elemen, kolom untuk rumusan lama, rumusan baru, dan catatan.

3. Beri tanda tiga warna. Hijau untuk sama, kuning untuk berubah redaksi tetapi maknanya mirip, merah untuk berubah substansi (materi baru, materi pindah fase, atau materi hilang).

4. Fokus pada yang merah. Hanya bagian merah yang menuntut revisi ATP dan modul ajar. Bagian kuning cukup disesuaikan istilahnya.

5. Diskusikan di MGMP atau kombel. Guru mapel yang sama di sekolah atau gugus bisa membagi kerja per fase lalu saling mengecek.

Contoh lembar kerja seorang guru IPA SMP di Kota Semarang:

Elemen Rumusan lama (ringkas) Rumusan baru (ringkas) Tanda Tindakan
Pemahaman IPA Isi ringkasan versi lama Isi ringkasan versi baru Kuning Sesuaikan istilah di TP
Keterampilan proses Isi ringkasan versi lama Isi ringkasan versi baru Hijau Tidak ada
Materi tertentu fase D Ada di kelas 8 Ditekankan di kelas 9 Merah Geser urutan ATP

Kolom "isi ringkasan" diisi dari dokumen resmi. Contoh di atas sengaja tidak memuat rumusan karena setiap guru perlu menyalinnya langsung dari dokumen agar akurat.

Dampak pada perangkat ajar

Perangkat Dampak umum Prioritas revisi
ATP Hanya bila ada perubahan substansi atau materi pindah fase Sedang
Modul ajar Penyesuaian desain kegiatan dan istilah profil lulusan Tinggi untuk semester berjalan
Prota dan prosem Mengikuti ATP yang direvisi Rendah sampai sedang
Asesmen dan KKTP Menyesuaikan tujuan yang berubah Sedang
KSP Memperbarui istilah dan rencana kokurikuler Tinggi sebelum tahun ajaran baru

Prioritaskan modul ajar untuk materi yang akan diajarkan dalam waktu dekat. Sisanya bisa direvisi bertahap sepanjang tahun.

Kesalahan yang sering terjadi

  1. Mengandalkan ringkasan tidak resmi. Unggahan di media sosial sering keliru atau tidak lengkap. Selalu cek dokumen resmi.
  2. Menyusun ulang semua perangkat. Banyak bagian CP tidak berubah substansi, sehingga cukup penyesuaian.
  3. Mengabaikan perubahan istilah. Dokumen yang masih memakai istilah lama memberi kesan tidak diperbarui saat supervisi atau akreditasi.
  4. Bekerja sendirian. Membandingkan CP lebih cepat dan akurat bila dikerjakan bersama guru mapel sejenis.

Daftar cek guru

  • Dokumen CP lama dan CP 2025 mapel saya sudah diunduh dari sumber resmi.
  • Tabel perbandingan per elemen sudah dibuat.
  • Perubahan substansi sudah ditandai.
  • ATP direvisi hanya pada bagian yang berubah substansi.
  • Modul ajar semester berjalan sudah memakai istilah profil lulusan terbaru.
  • Hasil perbandingan dibagikan di MGMP atau kombel.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah perubahan CP 2025 membuat ATP lama tidak berlaku?

Tidak otomatis. ATP perlu direvisi hanya jika ada perubahan substansi pada elemen atau materi berpindah fase. Bagian yang sama bisa tetap dipakai.

Di mana mendapatkan dokumen CP 2025?

Dari kanal resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Hindari mengandalkan salinan tanpa sumber yang jelas.

Apakah semua mapel berubah?

Besar perubahannya berbeda-beda. Ada mapel yang hanya berubah redaksi, ada yang berubah lebih banyak. Itulah sebabnya perbandingan per mapel penting.

Kapan sekolah harus mulai memakai CP 2025?

Ikuti ketentuan dan masa transisi dalam keputusan resmi serta arahan dinas setempat. Bila ragu, tanyakan kepada pengawas sekolah.

Apakah madrasah juga memakai CP 2025?

Madrasah mengikuti ketentuan Kementerian Agama, termasuk struktur kurikulum KMA 450/2024 yang diubah KMA 1503/2025, dan CP mapel agama yang ditetapkan Kemenag. Untuk mapel umum, cek arahan Kemenag terbaru.

ASIS: Merevisi Perangkat Ajar Tanpa Mengetik Ulang

Setiap kali kurikulum diperbarui, beban terbesar guru adalah mengetik ulang perangkat ajar yang sebenarnya sebagian besar masih sama. Dokumen lama tersimpan di laptop pribadi, kadang hilang, dan revisi dimulai dari nol.

Perangkat ajar Kurikulum Merdeka di ASIS menyimpan modul ajar per guru dan per mapel, sehingga dokumen tahun lalu bisa disalin lalu direvisi pada bagian yang berubah saja. Jurnal mengajar mencatat apa yang terjadi di kelas sebagai bahan revisi, bank soal komunitas memudahkan berbagi butir asesmen, dan Studio menyediakan 9 jenis aktivitas dan 57 lab interaktif untuk kegiatan inti. Dengan begitu, perubahan CP 2025 cukup ditanggapi dengan penyesuaian, bukan kerja ulang.

ASIS gratis untuk semua sekolah, tanpa iklan, dan data tidak dijual. Pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ bisa memakai Basmalah, aplikasi gratis dari ekosistem ASIS. Mulai di asis.id dan jelajahi studio.asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.