Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
PKG guru dijelaskan: arti Penilaian Kinerja Guru, perubahan ke pengelolaan kinerja di Ruang GTK, contoh format PKG internal sekolah swasta, dan persiapannya.
PKG guru adalah singkatan dari Penilaian Kinerja Guru, istilah yang lama dipakai di sekolah untuk menyebut penilaian tahunan atas kinerja guru dalam pembelajaran dan tugas tambahan. Banyak Kepala Sekolah dan guru masih memakai istilah PKG guru, padahal mekanisme untuk guru ASN sudah bergeser ke pengelolaan kinerja melalui platform kementerian (kini Ruang GTK) dan sistem kinerja ASN. Artikel ini menjelaskan arti PKG, apa yang berubah, bagaimana sekolah swasta dapat tetap memakai format PKG internal, serta persiapan praktis bagi Kepala Sekolah dan guru.
Bagi guru yang mengajar sebelum 2023, PKG biasanya identik dengan:
Kompetensi yang dinilai merujuk pada empat kompetensi guru dalam Undang-Undang Guru dan Dosen: pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional.
Untuk guru ASN, penilaian kinerja kini dikelola dalam kerangka pengelolaan kinerja ASN. Prosesnya berlangsung di platform kementerian dan tersambung dengan sistem kinerja ASN sesuai ketentuan yang berlaku. Perbedaan pokoknya bisa dirangkum seperti berikut:
| Aspek | PKG dalam praktik lama | Pengelolaan kinerja saat ini |
|---|---|---|
| Fokus | Penilaian akhir tahun | Siklus: perencanaan, pelaksanaan, penilaian |
| Peran Kepala Sekolah | Penilai | Pendamping sekaligus penilai |
| Bukti | Berkas fisik | Bukti dukung digital |
| Observasi | Bagian instrumen | Tetap ada sebagai bagian praktik kinerja |
| Pengembangan | Sering terpisah | Disambungkan dengan rencana pengembangan |
Rincian tahapan, tenggat, dan istilah bisa berubah setiap tahun. Selalu rujuk juknis terbaru dari Kemendikdasmen dan BKN. Panduan langkah demi langkah di platform ada di artikel "Ruang GTK Pengelolaan Kinerja: Panduan untuk Guru", dan penyusunan sasaran kinerja dibahas di "SKP Guru: Cara Menyusun dan Mengunggah Bukti Dukung".
Guru non-ASN di sekolah swasta umumnya tidak masuk sistem kinerja ASN, tetapi tetap membutuhkan penilaian yang adil, misalnya untuk perpanjangan kontrak, kenaikan gaji berkala, atau penugasan tambahan. Di sini istilah PKG guru masih sangat relevan sebagai nama penilaian internal sekolah atau yayasan.
Prinsip yang perlu dijaga:
Berikut contoh format ringkas yang bisa disesuaikan yayasan:
Bagian A. Pembelajaran (bobot 60%)
| No | Indikator | Sumber bukti | Skor 1–4 |
|---|---|---|---|
| A1 | Merencanakan pembelajaran sesuai karakteristik murid | Modul ajar | |
| A2 | Melaksanakan pembelajaran yang melibatkan murid | Observasi kelas | |
| A3 | Melakukan asesmen formatif dan memberi umpan balik | Jurnal, rekap nilai | |
| A4 | Mengelola kelas dengan disiplin positif | Observasi, catatan wali kelas | |
| A5 | Mencatat nilai tepat waktu | Rekap nilai |
Bagian B. Profesionalisme (bobot 25%)
| No | Indikator | Sumber bukti | Skor 1–4 |
|---|---|---|---|
| B1 | Kehadiran dan ketepatan waktu | Rekap presensi pegawai | |
| B2 | Pengembangan diri | Sertifikat kursus, komunitas belajar | |
| B3 | Kelengkapan administrasi | Jurnal mengajar, perangkat ajar |
Bagian C. Kontribusi sekolah (bobot 15%)
| No | Indikator | Sumber bukti | Skor 1–4 |
|---|---|---|---|
| C1 | Tugas tambahan (wali kelas, pembina) | SK, laporan kegiatan | |
| C2 | Komunikasi dengan orang tua | Catatan pertemuan |
Nilai akhir dihitung dari rata-rata skor tiap bagian dikalikan bobotnya. Sertakan kolom catatan untuk kekuatan dan rencana pengembangan.
Panduan observasi yang lebih rinci ada di artikel "Supervisi Akademik" dan "Instrumen Supervisi Akademik".
Guru yang menjalankan kebiasaan ini tidak perlu panik menjelang penilaian.
Menilai tanpa observasi. Skor diberikan dari kesan sehari-hari. Guru yang pendiam tetapi mengajar dengan baik bisa dirugikan.
Indikator diumumkan di akhir tahun. Guru tidak tahu apa yang dinilai sampai penilaian berlangsung. Bagikan indikator di rapat awal tahun.
Semua guru mendapat skor sama. Cara ini tampak aman, tetapi membuat penilaian kehilangan makna dan guru yang bekerja keras tidak merasa dihargai.
Bukti fisik menumpuk. Guru mencetak ratusan lembar untuk map penilaian. Bukti digital yang tersimpan rapi sudah cukup dan lebih mudah ditelusuri.
Hasil tidak ditindaklanjuti. Penilaian selesai, lalu dilupakan. Setiap guru sebaiknya pulang dengan satu atau dua rencana pengembangan yang konkret, misalnya mengikuti komunitas belajar tentang asesmen atau mengamati kelas rekan yang mahir mengelola diskusi.
Untuk guru ASN, mekanismenya kini berupa pengelolaan kinerja di platform kementerian sesuai ketentuan yang berlaku. Istilah PKG masih banyak dipakai sekolah, terutama untuk penilaian internal.
Perlu dalam bentuk penilaian internal. Ini memberi dasar yang adil untuk keputusan kepegawaian dan pengembangan.
Bukti yang lahir dari pekerjaan sehari-hari: jurnal mengajar, rekap nilai, rekap presensi, modul ajar, dan catatan observasi.
Umumnya Kepala Sekolah, dengan bantuan wakil kepala sekolah atau guru senior, sesuai kebijakan yayasan.
Sepakati sekolah mana yang menjadi penilai utama, dan minta keterangan kinerja dari sekolah kedua.
Akar masalah persiapan PKG guru adalah bukti yang baru dicari menjelang penilaian. Jurnal ada di buku yang hilang, presensi di mesin terpisah, dan nilai di laptop pribadi.
ASIS tidak menggantikan sistem kinerja resmi, tetapi membuat bukti dukung terkumpul dari pekerjaan harian. Jurnal mengajar, presensi pegawai lewat pindai QR atau pengenalan wajah, rekap nilai, dan perangkat ajar Kurikulum Merdeka tersimpan di satu akun. Kepala Sekolah menetapkan target per peran lewat Dashboard Goal, dan guru bisa mengikuti kursus daring di Akademi ASIS untuk pengembangan diri. Bagi yayasan, data presensi juga tersambung ke penggajian.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.