Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Contoh prota prosem bahasa indonesia sma kelas 10 fase E: hitungan JP setahun, pembagian topik per semester, sebaran per bulan, dan cara menyesuaikan kalender.
Contoh prota prosem bahasa indonesia sma kelas 10 di bawah ini memakai asumsi umum: 4 JP per minggu, sehingga sekitar 144 JP per tahun atau 72 JP per semester. Prota membagi JP itu ke dalam topik atau lingkup materi selama setahun, sedangkan prosem menyebarkannya ke bulan dan minggu efektif sesuai kalender pendidikan. Topik dalam contoh ini disusun dari jenis teks yang lazim diajarkan di fase E dan mencakup keempat elemen: menyimak, membaca dan memirsa, berbicara dan mempresentasikan, serta menulis. Sesuaikan alokasi JP dengan struktur kurikulum sekolah, ATP yang sudah disusun, dan kalender pendidikan daerah.
Langkah umum menyusun prota dan prosem sudah dibahas di "Cara Menyusun Prota Kurikulum Merdeka Langkah demi Langkah" dan "Cara Menyusun Prosem dari ATP dan Kalender Pendidikan". Artikel ini adalah contoh terisi untuk Bahasa Indonesia kelas 10.
| Komponen | Contoh |
|---|---|
| JP per minggu | 4 JP (cek struktur kurikulum sekolah) |
| Minggu efektif semester ganjil | Contoh 18 minggu |
| Minggu efektif semester genap | Contoh 18 minggu |
| JP per tahun | 4 x 36 = 144 JP |
Jumlah minggu efektif setiap sekolah berbeda karena libur nasional, kegiatan sekolah, dan asesmen. Hitung dari kalender pendidikan daerah, lalu kurangi minggu yang dipakai kegiatan khusus. Jika minggu efektif lebih sedikit, kurangi JP pada topik dengan bobot lebih ringan atau pakai JP cadangan.
Topik di bawah ini contoh berbasis jenis teks yang umum di kelas 10. Urutan dan nama topik di sekolah Bapak/Ibu harus mengikuti ATP masing-masing dan CP resmi yang berlaku.
| No | Topik / lingkup materi | Elemen dominan |
|---|---|---|
| 1 | Laporan hasil observasi | Membaca, menulis |
| 2 | Teks eksposisi | Membaca, menulis, berbicara |
| 3 | Teks anekdot | Menyimak, membaca, menulis |
| 4 | Hikayat dan cerita rakyat | Membaca dan memirsa, berbicara |
| 5 | Teks negosiasi | Menyimak, berbicara |
| 6 | Debat | Berbicara dan mempresentasikan |
| 7 | Biografi tokoh | Membaca, menulis |
| Semester | Topik | JP |
|---|---|---|
| Ganjil | Laporan hasil observasi | 20 |
| Ganjil | Teks eksposisi | 20 |
| Ganjil | Teks anekdot | 16 |
| Ganjil | Asesmen sumatif dan cadangan | 16 |
| Jumlah semester ganjil | 72 | |
| Genap | Hikayat dan cerita rakyat | 16 |
| Genap | Teks negosiasi | 14 |
| Genap | Debat | 16 |
| Genap | Biografi tokoh | 14 |
| Genap | Asesmen sumatif dan cadangan | 12 |
| Jumlah semester genap | 72 | |
| Jumlah setahun | 144 |
JP cadangan penting dalam prota prosem bahasa indonesia sma kelas 10. Kegiatan sekolah yang mendadak, remedial, atau topik yang ternyata butuh waktu lebih lama bisa diambil dari sini tanpa merombak seluruh program.
Asumsi sebaran minggu efektif: Juli 2 minggu, Agustus 4, September 4, Oktober 4, November 3, dan Desember 1.
| Topik | Jul | Agu | Sep | Okt | Nov | Des | Jumlah |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Laporan hasil observasi | 8 | 12 | 20 | ||||
| Teks eksposisi | 4 | 16 | 20 | ||||
| Teks anekdot | 16 | 16 | |||||
| Asesmen sumatif dan cadangan | 12 | 4 | 16 | ||||
| Jumlah JP | 8 | 16 | 16 | 16 | 12 | 4 | 72 |
Asumsi sebaran: Januari 4 minggu, Februari 4, Maret 3, April 3, Mei 3, dan Juni 1.
| Topik | Jan | Feb | Mar | Apr | Mei | Jun | Jumlah |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Hikayat dan cerita rakyat | 16 | 16 | |||||
| Teks negosiasi | 14 | 14 | |||||
| Debat | 2 | 12 | 2 | 16 | |||
| Biografi tokoh | 10 | 4 | 14 | ||||
| Asesmen sumatif dan cadangan | 8 | 4 | 12 | ||||
| Jumlah JP | 16 | 16 | 12 | 12 | 12 | 4 | 72 |
Semester genap biasanya lebih padat kegiatan, misalnya bulan Ramadan dan persiapan kenaikan kelas. Sesuaikan dengan kalender tahun berjalan.
Supaya prota prosem bahasa indonesia sma kelas 10 benar-benar berguna, guru bisa merinci satu topik per minggu. Contoh topik teks eksposisi (20 JP):
| Minggu | Kegiatan utama | JP |
|---|---|---|
| 1 | Membaca dan menganalisis struktur teks eksposisi dari berita atau artikel opini | 4 |
| 2 | Mengidentifikasi argumen dan fakta, diskusi kelompok | 4 |
| 3 | Merancang kerangka teks eksposisi tentang isu sekolah | 4 |
| 4 | Menulis dan saling memberi umpan balik | 4 |
| 5 | Presentasi singkat dan asesmen formatif | 4 |
Rincian seperti ini membantu menjaga tempo dan memudahkan guru pengganti bila Bapak/Ibu berhalangan.
Umumnya sekitar 144 JP dengan asumsi 4 JP per minggu. Cek struktur kurikulum yang berlaku dan KSP sekolah karena pengaturan bisa berbeda.
Boleh sebagai titik awal, tetapi sesuaikan topik dengan ATP sekolah, JP dengan struktur kurikulum, dan sebaran bulan dengan kalender pendidikan daerah.
Prota adalah pembagian JP ke topik selama setahun. Prosem adalah sebaran topik itu ke bulan dan minggu efektif dalam satu semester.
Ambil dari JP cadangan atau kurangi sedikit JP topik yang lebih ringan. Catat perubahannya agar prosem tetap sesuai kenyataan.
Pola penyusunannya sama. Struktur kurikulum madrasah mengikuti KMA 450/2024 yang diubah KMA 1503/2025, jadi cek alokasi JP Bahasa Indonesia di madrasah masing-masing.
Prota dan prosem sering hanya menjadi berkas yang dikumpulkan di awal tahun, lalu tidak pernah dicocokkan dengan apa yang benar-benar diajarkan.
Di ASIS, perangkat ajar Kurikulum Merdeka menyimpan modul ajar per topik sehingga bisa disalin dan direvisi setiap tahun, generator jadwal pelajaran memastikan JP Bahasa Indonesia tersusun tanpa bentrok, dan jurnal mengajar mencatat topik yang diajarkan setiap pertemuan. Guru bisa membandingkan rencana dengan kenyataan, dan Pustaka di pustaka.asis.id menyediakan buku pelajaran pemerintah sebagai sumber bacaan murid.
ASIS gratis untuk semua sekolah, tanpa iklan, dan data tidak dijual. Pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ bisa memakai Basmalah, aplikasi gratis dari ekosistem ASIS. Mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.