Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Pustaka ASIS di pustaka.asis.id adalah perpustakaan digital berisi buku pelajaran pemerintah BSE/SIBI. Cara memakainya bagi murid, guru, dan pustakawan.
Pustaka ASIS adalah perpustakaan digital di pustaka.asis.id yang berisi buku pelajaran pemerintah (BSE/SIBI), bisa dibuka dengan akun ASIS yang sama dengan web asis.id dan ASIS Mobile. Bagi sekolah, artinya murid dan guru punya akses ke buku pelajaran resmi tanpa menunggu cetakan datang dan tanpa biaya tambahan. Artikel ini menjelaskan apa isi Pustaka, mengapa buku pemerintah menjadi pilihan, bagaimana memakainya di kelas, peran pustakawan, dan hal yang perlu dipahami agar harapan sekolah tepat.
Di banyak sekolah, kekurangan buku pelajaran masih menjadi cerita lama:
Buku pelajaran pemerintah sebenarnya sudah tersedia dalam bentuk digital. Tantangannya, murid dan guru perlu tempat yang mudah dibuka dan tersambung dengan sistem sekolah. Di situlah Pustaka berperan.
BSE (Buku Sekolah Elektronik) dan SIBI (Sistem Informasi Perbukuan Indonesia) dikenal sebagai sumber buku pelajaran dari pemerintah dalam bentuk digital. Karena disusun dan diterbitkan pemerintah, buku-buku ini menjadi rujukan yang aman bagi sekolah. Untuk ketentuan perbukuan terbaru dan judul buku yang berlaku untuk kurikulum yang dipakai sekolah, rujuk informasi resmi dari kementerian terkait.
| Aspek | Penjelasan |
|---|---|
| Alamat | pustaka.asis.id |
| Isi | Buku pelajaran pemerintah (BSE/SIBI) |
| Akses | Akun ASIS yang sama dengan asis.id dan ASIS Mobile |
| Pengguna | Murid, guru, pustakawan, orang tua yang mendampingi |
| Biaya | Termasuk paket ASIS Rp0 |
Karena memakai satu akun, murid tidak perlu mendaftar ulang. Guru pun bisa merujuk buku di Pustaka saat memberi tugas online di ASIS.
Orang tua yang mendampingi anak belajar, terutama di jenjang SD, bisa ikut melihat materi yang sedang dipelajari.
SMP negeri fiktif di Kepulauan Riau sering menerima buku cetak terlambat karena pengiriman antar pulau. Di awal semester, guru IPA memakai Pustaka agar murid bisa membaca bab pertama dari ponsel. Murid yang tidak punya ponsel membaca di laboratorium komputer sekolah pada jam istirahat.
Ketika buku cetak tiba, pembelajaran sudah berjalan dua pekan tanpa tertinggal. Guru juga meminta murid membuka Pustaka saat mengerjakan tugas di rumah, sehingga buku cetak bisa tetap disimpan di sekolah untuk dipakai bergantian.
Perpustakaan digital tidak menggantikan pustakawan. Justru pustakawan menjadi penggerak:
Panduan mengelola perpustakaan sekolah secara lebih luas bisa dibaca di "Perpustakaan Digital Sekolah: Buku Pelajaran Gratis di HP" dan "Buku Digital Gratis untuk Sekolah: Legal dan Siap Pakai".
Agar Pustaka ASIS tidak berhenti sebagai tautan yang jarang dibuka, perkenalkan secara bertahap:
| Pekan | Kegiatan | Penanggung jawab |
|---|---|---|
| 1 | Demonstrasi singkat di rapat guru: cara membuka dan mencari buku | Pustakawan, operator |
| 2 | Setiap guru mapel memberi satu tugas membaca dari Pustaka | Guru mapel |
| 3 | Kunjungan perpustakaan per kelas, murid mencoba membuka buku sendiri | Pustakawan, wali kelas |
| 4 | Tantangan membaca satu bab dan berbagi ringkasan di kelas | Wali kelas |
Setelah empat pekan, tanyakan kepada guru dan murid apa yang memudahkan dan apa yang masih menyulitkan. Kendala yang paling sering biasanya soal akses perangkat, dan itu bisa diatasi dengan jadwal pemakaian laboratorium komputer atau pojok baca digital.
Tidak. Pustaka termasuk dalam paket ASIS Rp0 dan bisa dibuka dengan akun ASIS.
Buku pelajaran pemerintah dari BSE dan SIBI.
Tidak. Murid memakai akun ASIS yang sama dengan asis.id dan ASIS Mobile.
Santri dan ustaz bisa memanfaatkan buku pelajaran pemerintah, terutama di pesantren yang memiliki sekolah formal. Lihat juga "Perpustakaan Digital Pesantren: Buku Pelajaran untuk Santri".
ASIS memiliki modul perpustakaan untuk mengelola koleksi buku cetak, peminjaman, dan anggota.
Akar masalah literasi di banyak sekolah bukan murid yang tidak mau membaca, melainkan buku yang tidak tersedia saat dibutuhkan. Buku terlambat datang, dipakai bergantian, atau tertinggal di sekolah.
ASIS menghadirkan Pustaka ASIS sebagai bagian dari empat aplikasi dalam satu akun: buku pelajaran pemerintah BSE/SIBI yang bisa dibuka kapan saja, tersambung dengan tugas online dan perangkat ajar di asis.id, serta dilengkapi modul perpustakaan untuk koleksi buku cetak. Data dicatat sekali, dan murid cukup memakai satu akun untuk belajar.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Buka Pustaka atau mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.