Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Contoh rubrik proyek pemrograman untuk SMP, SMA, dan SMK: kriteria, deskriptor empat level, bobot nilai, dan cara menilai kerja kelompok secara adil.
Rubrik proyek pemrograman adalah panduan penilaian yang memecah proyek koding murid menjadi beberapa kriteria, misalnya fungsi program, logika, kerapian kode, dan dokumentasi, lalu menjelaskan seperti apa hasil kerja di setiap level. Dengan rubrik, nilai tidak lagi ditentukan oleh "programnya jalan atau tidak" saja, dan murid tahu sejak awal apa yang diharapkan.
Di bawah ini tersedia contoh rubrik siap pakai untuk SMP (fase D), SMA (fase E–F), dan SMK, beserta saran bobot dan cara menilai proyek kelompok.
Menilai proyek koding punya tantangan tersendiri:
Rubrik yang baik menilai proses berpikir komputasional, bukan hanya produk akhir.
Proyek: Membuat permainan kuis sederhana dengan pemrograman blok.
| Kriteria | 4 Sangat baik | 3 Baik | 2 Cukup | 1 Perlu bimbingan |
|---|---|---|---|---|
| Fungsi program | Semua fitur berjalan sesuai rencana | Sebagian besar fitur berjalan | Fitur utama berjalan dengan beberapa kesalahan | Program belum berjalan |
| Penggunaan logika | Memakai percabangan, perulangan, dan variabel dengan tepat | Memakai dua dari tiga konsep dengan tepat | Memakai satu konsep dengan tepat | Belum memakai konsep logika |
| Kreativitas | Ide orisinal dan tampilan menarik | Ada pengembangan dari contoh | Mengikuti contoh dengan sedikit perubahan | Menyalin contoh |
| Penjelasan | Bisa menjelaskan cara kerja setiap bagian | Bisa menjelaskan sebagian besar | Bisa menjelaskan sebagian kecil | Belum bisa menjelaskan |
Proyek: Program pengolah data nilai sederhana dengan bahasa teks.
| Kriteria | Bobot | 4 Sangat baik | 3 Baik | 2 Cukup | 1 Perlu bimbingan |
|---|---|---|---|---|---|
| Kebenaran program | 25% | Hasil benar untuk semua uji, termasuk kasus khusus | Benar untuk uji umum | Benar untuk sebagian uji | Hasil tidak benar |
| Algoritma | 20% | Efisien dan dirancang sebelum menulis kode | Logis dengan sedikit pengulangan tak perlu | Bekerja tetapi berbelit | Tidak jelas alurnya |
| Struktur dan kerapian kode | 15% | Nama variabel bermakna, fungsi terpisah, konsisten | Sebagian besar rapi | Kurang konsisten | Sulit dibaca |
| Penanganan masukan | 10% | Mengatasi masukan salah dengan pesan jelas | Mengatasi sebagian | Jarang mengatasi | Program berhenti saat masukan salah |
| Dokumentasi | 15% | Komentar dan panduan pakai lengkap | Komentar memadai | Komentar minim | Tanpa dokumentasi |
| Presentasi dan refleksi | 15% | Menjelaskan keputusan desain dan kendala | Menjelaskan alur program | Menjelaskan sebagian | Tidak bisa menjelaskan |
Bobot hanya saran. Sesuaikan dengan tujuan pembelajaran proyek.
Proyek: Aplikasi sederhana untuk kebutuhan nyata, misalnya pencatatan peminjaman alat di bengkel sekolah.
| Kriteria | 4 Sangat baik | 3 Baik | 2 Cukup | 1 Perlu bimbingan |
|---|---|---|---|---|
| Analisis kebutuhan | Kebutuhan pengguna digali lewat wawancara dan didokumentasikan | Kebutuhan dirumuskan jelas | Kebutuhan dirumuskan umum | Tanpa analisis kebutuhan |
| Desain antarmuka | Mudah dipakai pengguna tanpa penjelasan | Mudah dipakai dengan sedikit penjelasan | Membingungkan di beberapa bagian | Sulit dipakai |
| Fungsi dan pengujian | Diuji dengan skenario tertulis, semua lolos | Diuji, sebagian besar lolos | Diuji seadanya | Tidak diuji |
| Keamanan data dasar | Validasi masukan dan pembatasan akses diterapkan | Validasi masukan diterapkan | Validasi minim | Tanpa pengamanan |
| Kerja tim dan versi | Pembagian tugas jelas, riwayat perubahan tercatat | Pembagian tugas jelas | Pembagian tugas tidak merata | Dikerjakan satu orang |
| Presentasi ke pengguna | Demo lancar dan menerima masukan | Demo lancar | Demo tersendat | Tidak ada demo |
Kriteria ini dekat dengan praktik di dunia kerja, sehingga cocok untuk melatih kesiapan kerja murid SMK.
Gabungkan tiga sumber nilai:
Contoh komposisi: 60% produk, 30% kontribusi individu, 10% presentasi individu. Minta setiap anggota menjelaskan bagian yang ia kerjakan saat presentasi. Cara ini juga efektif mencegah satu murid mengerjakan semuanya.
Sumber kode kini sangat mudah didapat, termasuk dari alat berbasis AI. Daripada melarang total, ubah cara menilai:
Umumnya fungsi atau kebenaran program, logika atau algoritma, kerapian kode, dokumentasi, dan kemampuan menjelaskan. Kriteria tambahan disesuaikan dengan jenjang dan tujuan proyek.
Nilai tetap bisa diberikan pada kriteria lain, misalnya algoritma dan penjelasan. Murid yang paham masalahnya dan tahu cara memperbaikinya menunjukkan pemahaman yang berharga.
Kriteria besarnya sama, tetapi deskriptor perlu disesuaikan. Kerapian kode pada pemrograman blok bisa berupa pengelompokan blok dan penamaan variabel.
Untuk SMP, dua sampai empat pertemuan. Untuk SMA dan SMK, bisa empat sampai delapan pertemuan, tergantung kompleksitasnya.
Tetapkan aturan sejak awal dan nilai pemahaman lewat penjelasan lisan serta modifikasi langsung. Pemahaman murid tetap menjadi fokus penilaian.
Akar masalah penilaian proyek adalah catatan yang terpisah: rubrik di kertas, nilai di lembar kerja, catatan kontribusi di ingatan guru, lalu semuanya diketik ulang ke rapor. Detail perkembangan murid pun hilang di tengah jalan.
ASIS membantu guru informatika mencatat penilaian dalam satu akun. Perangkat ajar Kurikulum Merdeka tersedia untuk menyusun rencana proyek, hasil penilaian masuk ke e-Rapor Kurikulum Merdeka, dan catatan perkembangan tersimpan di profil murid yang utuh. Untuk latihan pendukung, bank soal dengan bantuan AI bisa membantu menyusun soal yang tetap wajib ditinjau guru, dan Studio menyediakan aktivitas serta lab interaktif.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.