Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Tujuan pembelajaran yang baik memuat kompetensi, konten, dan konteks. Panduan merumuskan TP, rumus ABCD, contoh per jenjang, dan kesalahan yang sering terjadi.
Tujuan pembelajaran (TP) adalah rumusan kemampuan yang diharapkan dicapai murid setelah satu atau beberapa kegiatan belajar. TP diturunkan dari capaian pembelajaran dan menjadi dasar memilih kegiatan, media, serta asesmen. TP yang baik memuat tiga unsur: kompetensi yang bisa diamati, konten yang dipelajari, dan bila perlu konteks atau kondisi. Panduan ini menjelaskan cara merumuskan TP langkah demi langkah, rumus ABCD sebagai alternatif, contoh per jenjang, cara memeriksa mutu TP, dan kesalahan yang paling sering terjadi.
Catatan: contoh di artikel ini disederhanakan untuk latihan. Sesuaikan dengan CP resmi terbaru dan kebutuhan murid Bapak/Ibu.
Urutan perencanaan pembelajaran secara singkat:
Jika TP kabur, semua langkah sesudahnya ikut kabur. Itulah mengapa merumuskan TP adalah keterampilan inti perencanaan.
Cara membaca dan membedah CP dibahas di "Capaian Pembelajaran: Cara Membaca dan Menurunkannya".
| Unsur | Pertanyaan | Contoh |
|---|---|---|
| Kompetensi | Apa yang bisa dilakukan murid? | menjelaskan, membandingkan, merancang |
| Konten | Tentang apa? | siklus air, teks prosedur, pecahan senilai |
| Konteks/kondisi | Dalam situasi apa atau dengan bantuan apa? | berdasarkan pengamatan, menggunakan media gambar, secara berkelompok |
Contoh lengkap: "Murid dapat membandingkan (kompetensi) dua pecahan berpenyebut berbeda (konten) menggunakan gambar luasan (konteks)."
Sebagian guru lebih nyaman dengan rumus ABCD:
Contoh: "Murid kelas 4 (A) dapat menulis teks prosedur membuat minuman (B) berdasarkan gambar urutan langkah (C) dengan minimal lima langkah yang runtut (D)."
Unsur D berguna untuk menetapkan kriteria ketercapaian. Bila tidak dicantumkan di TP, kriteria biasanya dituliskan terpisah di KKTP.
Jangan merumuskan dari seluruh paragraf CP. Pilih satu potongan yang berisi satu kompetensi dan satu konten.
Gunakan kata kerja yang hasilnya bisa diamati atau diukur. Hindari "memahami", "mengetahui", atau "menghayati" tanpa penjelasan. Daftar lengkapnya ada di artikel "Kata Kerja Operasional Taksonomi Bloom untuk Menulis TP".
"Teks" terlalu luas. "Teks prosedur" lebih jelas. "Teks prosedur membuat minuman sederhana" lebih jelas lagi.
Konteks memperjelas cara murid menunjukkan kemampuan, sekaligus memberi petunjuk bentuk asesmen.
Jika guru tidak bisa menjawab "Bagaimana saya tahu murid sudah mencapai ini?", rumusan TP perlu diperbaiki.
| Jenjang | Mata pelajaran | Contoh TP |
|---|---|---|
| SD kelas 2 | Matematika | Murid dapat menyusun bilangan sampai 100 dari yang terkecil menggunakan kartu bilangan. |
| SD kelas 5 | IPAS | Murid dapat menjelaskan hubungan makan dan dimakan dalam ekosistem sawah berdasarkan gambar jaring-jaring makanan. |
| SMP kelas 8 | Bahasa Indonesia | Murid dapat menyusun teks eksposisi tentang isu lingkungan sekolah dengan struktur tesis, argumentasi, dan penegasan ulang. |
| SMP kelas 9 | IPS | Murid dapat membandingkan dampak positif dan negatif globalisasi terhadap budaya lokal di daerahnya. |
| SMA kelas 10 | Informatika | Murid dapat merancang algoritma sederhana untuk menyelesaikan masalah pengurutan data dalam bentuk diagram alir. |
| SMK kelas 11 | Konsentrasi keahlian | Murid dapat melakukan perawatan berkala sesuai lembar kerja dengan memperhatikan prosedur K3. |
| MI kelas 3 | Fikih | Murid dapat memperagakan tata cara wudu secara berurutan dengan benar. |
Gunakan daftar cek singkat ini untuk setiap TP:
Misalkan potongan CP berbunyi (disederhanakan): murid mampu menulis teks prosedur dengan struktur yang tepat. Dari satu potongan ini, guru bisa merumuskan beberapa TP berjenjang:
Urutan ini bergerak dari mengenali, menata, menghasilkan, sampai menilai. Saat diurutkan dalam satu fase, rangkaian seperti ini menjadi alur tujuan pembelajaran.
Ubah bahasa TP menjadi bahasa murid di awal pelajaran. Contoh: TP "membandingkan dua pecahan berpenyebut berbeda menggunakan gambar luasan" disampaikan sebagai "Hari ini kita belajar menentukan mana yang lebih besar, 2/3 atau 3/4, dengan menggambar." Murid yang tahu arah belajarnya lebih mudah memantau pemahamannya sendiri.
Dalam Kurikulum Merdeka, istilah yang dipakai adalah TP dan kriteria ketercapaian. Fungsinya mirip dengan indikator pada kurikulum sebelumnya, tetapi TP dirumuskan langsung dari CP.
Satu modul ajar biasanya memuat satu sampai tiga TP, tergantung keluasan materi dan jumlah pertemuan.
Tidak wajib. Unsur kompetensi dan konten adalah inti. Kondisi dan kriteria ditambahkan bila memperjelas atau dituliskan terpisah di KKTP.
Boleh, terutama dalam pembelajaran berdiferensiasi dan untuk murid berkebutuhan khusus. TP tetap mengacu pada CP yang sama dengan tingkat atau dukungan berbeda.
Boleh dan dianjurkan setelah melihat hasil asesmen. TP yang terlalu mudah atau terlalu sulit sebaiknya diperbaiki untuk tahun berikutnya.
Tantangan setelah merumuskan TP adalah menjaganya tetap terhubung dengan kegiatan dan penilaian. TP tertulis di satu berkas, modul ajar di berkas lain, dan nilai di lembar kerja terpisah.
ASIS menyediakan perangkat ajar Kurikulum Merdeka untuk menyusun dan menyalin modul ajar, jurnal mengajar untuk mencatat pelaksanaan setiap pertemuan, bank soal dengan bantuan AI yang wajib ditinjau guru, serta e-Rapor Kurikulum Merdeka. Guru tetap merumuskan TP sendiri; ASIS membantu menyimpan dan menghubungkannya sampai rapor. Pustaka menyediakan buku pelajaran pemerintah sebagai rujukan materi.
ASIS gratis untuk semua sekolah, tanpa iklan, dan data tidak dijual. Pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ bisa memakai Basmalah, aplikasi gratis dari ekosistem ASIS. Mulai di asis.id dan buka pustaka.asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.