Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Mata pelajaran koding dan kecerdasan artifisial: kedudukannya sebagai mapel pilihan, jenjang, materi, kesiapan guru dan sarana, serta langkah sekolah memulai.
Mata pelajaran koding dan kecerdasan artifisial (KKA) diperkenalkan kementerian sebagai mata pelajaran pilihan, bukan mata pelajaran wajib, mulai tahun ajaran 2025/2026 dan diterapkan secara bertahap sesuai kesiapan sekolah. Sasaran jenjangnya meliputi SD kelas atas, SMP, dan SMA/SMK sederajat. Fokusnya bukan sekadar mengetik kode, tetapi membangun berpikir komputasional, literasi digital, pemahaman cara kerja AI, serta etika memakainya. Sekolah boleh menyelenggarakan bila guru dan sarananya siap. Artikel ini menjelaskan kedudukan mapel ini dalam struktur kurikulum, gambaran materi per jenjang, hubungannya dengan Informatika, dan langkah praktis bagi sekolah yang ingin memulai.
Catatan: rincian struktur kurikulum, alokasi jam, dan capaian pembelajaran mengikuti regulasi dan panduan resmi kementerian yang berlaku. Bila ada perbedaan, dokumen resmi terbaru menjadi rujukan utama.
| Aspek | Keterangan umum |
|---|---|
| Status | Mata pelajaran pilihan |
| Jenjang | SD kelas atas, SMP, SMA/SMK sederajat |
| Penerapan | Bertahap, sesuai kesiapan sekolah |
| Pengampu | Guru yang memiliki kompetensi relevan, misalnya guru Informatika atau guru yang telah mengikuti pelatihan |
| Pendekatan | Dapat dimulai tanpa komputer (unplugged) lalu berkembang ke perangkat |
Karena berstatus pilihan, sekolah tidak dikenai kewajiban menyelenggarakan bila belum siap. Namun sekolah yang memulai lebih awal akan memiliki pengalaman lebih banyak ketika kebijakan berkembang.
Di SMP dan SMA, Informatika sudah ada sebagai mata pelajaran dengan elemen seperti berpikir komputasional, teknologi informasi dan komunikasi, sistem komputer, jaringan, analisis data, algoritma dan pemrograman, serta dampak sosial informatika. Mata pelajaran koding dan kecerdasan artifisial memberi ruang lebih dalam pada dua hal: praktik pemrograman dan pemahaman AI.
Sekolah perlu menghindari tumpang tindih materi. Contoh pembagian yang masuk akal: Informatika membangun fondasi luas, sedangkan KKA dipakai untuk proyek pemrograman dan eksplorasi AI yang lebih mendalam. Elemen Informatika dibahas di artikel elemen CP Informatika.
Contoh kegiatan: murid kelas 5 menyusun "algoritma" membuat teh manis di kertas, lalu teman menjalankannya persis seperti tertulis. Dari situ murid belajar bahwa instruksi harus jelas dan berurutan. Ide lainnya ada di artikel koding unplugged SD.
Tantangan terbesar biasanya ada pada guru. Langkah realistis:
Tidak semua sekolah memiliki laboratorium komputer lengkap. Pilihan yang bisa dipertimbangkan:
| Kondisi sekolah | Pendekatan |
|---|---|
| Tanpa komputer | Kegiatan unplugged, kartu algoritma, permainan peran |
| Komputer terbatas | Kerja kelompok bergiliran, satu perangkat untuk tiga murid |
| Internet terbatas | Alat yang bisa dipakai luring atau materi yang diunduh sebelumnya |
| Laboratorium memadai | Proyek individu dan kelompok berbasis perangkat |
Mengajarkan AI berarti sekolah juga perlu punya sikap tentang pemakaiannya. Susun aturan sederhana: kapan murid boleh memakai AI generatif, bagaimana mencantumkan bantuan AI dalam tugas, dan data apa yang tidak boleh dimasukkan ke layanan AI. Panduan penyusunannya ada di artikel kebijakan AI generatif sekolah.
| Langkah | Penanggung jawab | Hasil |
|---|---|---|
| Kaji kebijakan dan panduan resmi terbaru | Wakil Kepala bidang Kurikulum | Pemahaman ketentuan |
| Petakan guru dan sarana | Kepala Sekolah | Daftar kesiapan |
| Tentukan jenjang dan kelas awal | Tim kurikulum | Rencana bertahap |
| Susun ATP dan modul ajar | Guru pengampu | Perangkat ajar siap |
| Sosialisasi ke murid dan orang tua | Wali kelas | Pemahaman bersama |
| Evaluasi tiap semester | Tim kurikulum | Perbaikan berkelanjutan |
Sebagai gambaran, sekolah dapat menyusun rencana sederhana untuk kelas VIII:
| Bulan | Fokus | Contoh kegiatan |
|---|---|---|
| Bulan 1 | Berpikir komputasional | Memecah masalah sehari-hari menjadi langkah |
| Bulan 2 | Pemrograman blok | Membuat animasi dan permainan sederhana |
| Bulan 3 | Data dan pola | Mengumpulkan data kelas dan mencari pola |
| Bulan 4 | Mengenal AI | Mencoba alat klasifikasi gambar edukatif |
| Bulan 5 | Etika AI | Diskusi kasus bias dan penyebaran hoaks |
| Bulan 6 | Proyek akhir | Membuat solusi kecil untuk masalah sekolah |
Rencana ini perlu disesuaikan dengan capaian pembelajaran resmi dan kondisi sekolah.
Tidak. Mapel ini berstatus pilihan dan diterapkan bertahap sesuai kesiapan sekolah.
Guru yang memiliki kompetensi relevan, misalnya guru Informatika atau guru lain yang telah mengikuti pelatihan. Ikuti ketentuan resmi tentang kualifikasi pengampu.
Bisa dimulai dengan kegiatan unplugged, terutama di SD. Namun untuk praktik pemrograman, perangkat tetap dibutuhkan secara bertahap.
Di SD, fokusnya mengenal konsep dan etika dasar lewat contoh sehari-hari, bukan teknis yang rumit.
Gunakan asesmen berbasis proyek dan rubrik yang menilai proses berpikir, bukan hanya hasil program yang berjalan.
Sekolah yang ingin memulai mapel baru sering terhambat oleh hal yang sama: perangkat ajar belum ada, media interaktif mahal, dan guru harus menyusun semuanya sendiri dari nol.
ASIS memegang prinsip "Teknologinya gratis, kemajuannya kita bangun bersama." Studio ASIS di studio.asis.id menyediakan 9 jenis aktivitas dan 57 lab interaktif yang bisa dipakai guru untuk pembelajaran aktif, dan bank soal dengan bantuan AI membantu guru menyusun draf soal yang tetap wajib ditinjau guru sebelum dipakai. Guru juga bisa mengikuti kursus daring di Akademi ASIS untuk menambah kompetensi.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.