Murid Disleksia: Cara Mengenali dan Membantunya di Kelas
Panduan guru mengenali murid disleksia: tanda per jenjang, bedanya dengan malas belajar, strategi multisensori, dan akomodasi asesmen di kelas.
Ruang baca berisi panduan singkat, artikel, dan catatan yang membantu sekolah memahami digitalisasi ASIS.
Artikel terbaru lengkap dengan kategori, tanggal terbit, dan ringkasan singkat.
Panduan guru mengenali murid disleksia: tanda per jenjang, bedanya dengan malas belajar, strategi multisensori, dan akomodasi asesmen di kelas.
Enam contoh projek murid berkebutuhan khusus untuk SLB dan sekolah inklusi: tujuan, langkah, adaptasi per hambatan, dan cara menilai sebagai kokurikuler.
Cara guru mendampingi murid lamban belajar slow learner: mengenali ciri, membedakan dengan kesulitan lain, strategi mengajar, dan asesmen yang adil.
Strategi mengelola kelas murid ADHD: memahami perilaku, menata ruang dan rutinitas, memberi instruksi, menangani ledakan emosi, dan kerja sama dengan orang tua.
Perbedaan sekolah inklusi dan SLB: konsep, murid yang dilayani, kurikulum, guru, layanan pendukung, serta pertanyaan untuk memilih yang tepat.
Mengenal unit layanan disabilitas pendidikan (ULD): dasar Permendikbudristek 48/2023, tugas dan fungsinya, serta cara sekolah dan orang tua mengaksesnya.
Aplikasi SLB membantu guru mencatat perkembangan murid berkebutuhan khusus, menyimpan asesmen dan PPI, mengabari orang tua, dan menyusun rapor deskriptif.
Contoh PPI hambatan intelektual ringan lengkap: profil murid, asesmen awal, target jangka pendek, strategi, evaluasi, dan peran orang tua dalam program.
Panduan komunikasi murid tunarungu BISINDO dan SIBI di kelas: perbedaan keduanya, strategi visual, tata letak kelas, dan tips untuk sekolah inklusi.
Pilih kategori untuk membaca semua artikel dengan topik yang sama.
341 artikel
184 artikel
126 artikel
109 artikel
86 artikel
77 artikel
56 artikel
43 artikel
42 artikel
34 artikel
27 artikel
27 artikel
24 artikel
24 artikel
22 artikel
19 artikel
17 artikel
16 artikel
14 artikel
10 artikel
Kalau ada tema yang perlu diprioritaskan, kita bisa turunkan ke artikel yang lebih dekat dengan kebutuhan lapangan.